• Jl. Merdeka No.147, Bogor 16111
  • (0251) 8331718
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan

Berita BRMP Tanaman Pangan

Thumb
90 dilihat       08 Agustus 2025

IRRI GANDENG BRMP DAN BPPSDMP GELAR PELATIHAN MASTER TRAINER LKP 2.0 LINGKUP KEMENTAN

Kolaborasi antara International Rice Research Institute (IRRI) dengan Kementerian Pertanian RI (Kementan) kembali menghasilkan inisiatif strategis dalam pengembangan pertanian digital. Kali ini IRRI bersama Kementan menyelenggarakan kegiatan Training of Masters (ToM) Layanan Konsultasi Padi (LKP) 2.0. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara IRRI, Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), serta Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan (BRMP Tanaman Pangan), yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Agustus 2025, di Pusat Penyuluhan Pertanian, Gedung D, Kementerian Pertanian.

Kegiatan ToM ini bertujuan untuk menyiapkan para master trainer dari lingkup BPPSDMP agar mampu melatih penyuluh-penyuluh lainnya dalam memanfaatkan aplikasi LKP 2.0 secara efektif. Aplikasi LKP dikembangkan berdasarkan pendekatan Site-Specific Nutrient Management (SSNM) atau Pengelolaan Hara Spesifik Lokasi (PHSL), yang memungkinkan petani memperoleh rekomendasi pemupukan yang tepat, efisien, dan sesuai kondisi lahan. LKP menjadi salah satu upaya digitalisasi layanan konsultasi pertanian yang dapat mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani padi.

Sebanyak 18 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri dari 12 penyuluh pertanian dari Pusat Penyuluhan Pertanian, 3 dosen dari Politeknik Pembangunan Pertanian, dan 3 widyaiswara dari Pusat Pelatihan Pertanian. Para peserta dibekali dengan materi teknis tentang prinsip SSNM, cara menggunakan aplikasi LKP versi 2.0, pemanfaatan GPS, serta praktik wawancara dengan petani. Seluruh materi dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam sekaligus keterampilan aplikatif yang bisa langsung diterapkan di lapangan.

Kepala BPPSDMP, Dr. Idha Widi Arsanti, SP., MP., dalam sambutannya melalui platform daring, menyampaikan bahwa pelatihan ini sejalan dengan arahan Presiden RI dan Menteri Pertanian untuk meningkatkan produktivitas beras nasional. Beliau menekankan bahwa SDM pertanian, khususnya penyuluh, dosen, dan widyaiswara, memegang peranan penting dalam mendiseminasikan teknologi pertanian terkini kepada petani. Teknologi seperti LKP 2.0 diharapkan dapat mendukung program nasional seperti cetak sawah, optimasi lahan dan peningkatan produktivitas.

Sementara itu, Kepala BRMP Tanaman Pangan, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA., menyampaikan bahwa pengembangan LKP 2.0 merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan antara BRMP dan IRRI sejak tahun 2022. Aplikasi ini telah melalui uji coba di tiga agroekosistem berbeda: rawa, irigasi, dan tadah hujan yang menunjukkan hasil menggembirakan, yakni pengurangan penggunaan pupuk urea disertai peningkatan hasil produksi. Menurutnya, perluasan penggunaan aplikasi LKP melalui BPSDMP merupakan langkah strategis untuk mempercepat scaling up diseminasi teknologi di tingkat nasional.

Tenaga Ahli Menteri Pertanian bidang Peningkatan Produksi Pertanian, Prof. Dr. Hasil Sembiring, menjelaskan bahwa LKP dikembangkan berdasarkan pendekatan SSNM yang sudah dimulai sejak tahun 1990-an dengan dasar ilmiah yang kuat. Aplikasi ini tidak hanya merekomendasikan jumlah pupuk, tetapi juga waktu aplikasi yang tepat. Versi terbaru LKP kini mencakup berbagai agroekosistem, termasuk lahan rawa, sehingga semakin relevan untuk mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas pertanian di berbagai wilayah.

Perwakilan dari IRRI HQ, Benedict Jardinero, menekankan bahwa para peserta ToM adalah champions yang akan menjadi ujung tombak pelatihan lanjutan di lapangan. IRRI menaruh harapan besar agar LKP 2.0 mampu membantu petani meningkatkan efisiensi usaha taninya melalui teknologi informasi yang mudah digunakan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BRMP Tanaman Pangan dan BPPSDMP yang telah menjadi mitra kuat dalam mendorong transformasi digital pertanian di Indonesia.

Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Dr. Teddy Dirhamsyah, SP., MAB., menyampaikan harapan agar kegiatan ToM dapat berlanjut ke jenjang Training of Trainers (ToT) dan Training of Farmers (ToF) dalam waktu dekat. Menurutnya, kolaborasi antara BRMP, IRRI, dan BPPSDMP merupakan langkah strategis dalam mempercepat penyebarluasan pemanfaatan LKP di kalangan petani. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan IRRI dalam penguatan kapasitas SDM pertanian melalui kegiatan pelatihan ini.

Selama pelatihan, BRMP Tanaman Pangan terlibat aktif dalam penyampaian materi teknis mengenai SSNM dan simulasi penggunaan aplikasi LKP secara langsung (hands-on). Penyampaian dilakukan secara partisipatif dan aplikatif sehingga peserta dapat memahami konsep, logika, dan tujuan dari sistem rekomendasi yang dihasilkan aplikasi. Dengan basis data ilmiah dan algoritma yang sudah tervalidasi, LKP mampu memberikan rekomendasi berdasarkan target hasil panen dan kebutuhan nutrisi spesifik tanaman, termasuk mempertimbangkan masukan dari sumber hara lain di lahan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta yang terdiri dari praktisi di bidang pertanian dapat berperan sebagai agen perubahan dalam mempercepat adopsi inovasi digital di sektor pertanian. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan dari ToM, mereka tidak hanya menjadi penghubung antara teknologi dan petani, tetapi juga berperan dalam menyebarluaskan pemanfaatan LKP kepada pelaku pertanian lainnya seperti penyuluh, tenaga teknis, maupun mahasiswa, guna memperluas dampak transformasi digital secara lebih masif dan berkelanjutan.

Prev Next

- Rudi Rahmawan


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Luncurkan Delapan Varietas Unggul Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
    17 Agu 2025 - By Dias Rahmandhika
  • Thumb
    Kepala BRMP Tanaman Pangan Sampaikan Program Kementan ke Pemda Melawi
    12 Agu 2025 - By Rudi Rahmawan
  • Thumb
    BRMP USUNG INOVASI DIGITAL UNGGULAN SISCROP 2.O PADA WORKSHOP APEC 2025 KORSEL
    01 Agu 2025 - By Dias Rahmandhika
  • Thumb
    BRMP Tanaman Pangan Dorong Budaya Antikorupsi Lewat Refleksi dan Aksi Integritas
    25 Jul 2025 - By Rudi Rahmawan

tags

BRMP BRMP Tanaman Pangan Kementerian Pertanian

Kontak

(0251) 8331718
(0251) 8312755
[email protected]

Jl. Merdeka No. 147
Kel. Menteng, Kec. Bogor Barat,
Kota Bogor, Jawa Barat - Indonesia 16111
www.tanamanpangan.brmp.pertanian.go.id

© 2024 - 2025 Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan. All Right Reserved