• Jl. Merdeka No.147, Bogor 16111
  • (0251) 8331718
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Jurnal
    • Warta
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
9362 dilihat       02 September 2025

Varietas Unggul Padi Gogo untuk Optimalisasi dan Meningkatkan Kesejahteraan Petani

Melawi, Kalimantan Barat – Kabupaten Melawi dikenal sebagai salah satu sentra padi ladang (padi gogo) terbesar keempat di Kalimantan Barat setelah Kabupaten Sintang. Setiap tahunnya, padi ladang menjadi andalan utama masyarakat untuk memenuhi kebutuhan beras. Berdasarkan data statistik 2024, luas pertanaman padi ladang di Melawi mencapai 11.906 hektare, jauh lebih besar dibandingkan padi sawah yang hanya 2.335 hektare.

Sebagian besar padi ladang di Melawi ditanam di lahan kering dengan menggunakan varietas lokal yang berumur panjang dan berproduktivitas rendah. Umumnya, petani hanya menanam sekali dalam setahun pada musim tanam rendengan.

Saat melakukan kunjungan lapang ke Desa Nanga Sayan, Kecamatan Pinoh Selatan, Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan, Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA, yang juga Penanggung Jawab Satuan Tugas Swasembada Pangan Kabupaten Melawi, menyaksikan langsung aktivitas petani yang sedang menanam padi ladang secara bergotong royong.

“Tanam padi ladang ini sudah menjadi budaya masyarakat sejak ratusan tahun lalu. Tradisi gotong royong ini lahir dari semangat kebersamaan, hasilnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan menjaga ketahanan pangan lokal,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Haris juga menyoroti benih yang digunakan petani, yakni varietas lokal hasil simpanan panen sebelumnya. Varietas ini memiliki umur panjang sekitar enam bulan dengan produktivitas rendah, rata-rata di bawah 1,5 ton per hektare bahkan ada yang hanya 1 ton per hektare.

“Ini saat yang tepat untuk mendemonstrasikan varietas unggul padi gogo langsung di lahan petani, agar lahan kering dapat dioptimalkan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tani Semai Makmur, Pak Mis, yang menyebutkan bahwa benih biasanya berasal dari hasil panen tahun lalu. Menurutnya, petani berharap adanya bantuan benih unggul yang lebih cepat panen dan mampu meningkatkan hasil produksi.

Menjawab harapan tersebut, Haris menyerahkan bantuan benih unggul padi gogo Inpago 13 Fortiz kepada Kelompok Tani Semai Makmur. Varietas ini diharapkan dapat mendorong petani menanam padi ladang lebih dari sekali setahun, seperti halnya pola tanam di lahan sawah.

Inpago 13 Fortiz memiliki umur panen relatif pendek, yaitu 114 hari setelah semai. Varietas ini juga dikenal kaya zinc dan protein, cocok ditanam di lahan kering maupun sawah tadah hujan. Selain itu, Inpago 13 Fortiz tahan terhadap penyakit blas, agak tahan wereng, serta toleran terhadap kekeringan dan keracunan aluminium. Potensi hasil panennya pun cukup tinggi, mencapai 8,11 ton per hektare.

Dengan keunggulan tersebut, penggunaan varietas unggul padi gogo diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperpendek umur panen, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani padi ladang di Kabupaten Melawi. (UJS/KNT/NAS)

Prev Next

- Ujang Suryadi


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Komite Teknis 65-11 Tanaman Pangan Bahas Empat RSNI untuk Perkuat Standardisasi Komoditas Strategis
    08 Sep 2026 - By Rudi Rahmawan
  • Thumb
    Mentan Amran: PM-AAS Gandakan Hasil Panen, Pendapatan Petani Ikut Naik
    02 Sep 2026 - By ADMIN
  • Thumb
    Panen Padi PM-AAS di Soppeng Capai 10,2 Ton per Hektare
    21 Agu 2026 - By ADMIN
  • Thumb
    BRMP Tanaman Pangan Raih Peringkat II Perpustakaan Inspiratif Kementerian Pertanian
    18 Agu 2026 - By Ujang Suryadi
  • Thumb
    BRMP Tanaman Pangan Paparkan Strategi Pertanian Regeneratif pada Seminar Nasional Agroteknologi 2026
    10 Agu 2026 - By ADMIN

tags

Inpago 13 Fortiz Melawi Optimalisasi lahan lahan kering padi gogo padi ladang

Kontak

(0251) 8331718
(0251) 8312755
[email protected]

Jl. Merdeka No. 147
Kel. Menteng, Kec. Bogor Barat,
Kota Bogor, Jawa Barat - Indonesia 16111
www.tanamanpangan.brmp.pertanian.go.id

© 2024 - 2026 Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan. All Right Reserved