Kementerian Pertanian Dorong Penguatan Sumut sebagai Lumbung Pangan Nasional
MEDAN, SUMATERA UTARA — Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Pangan, Haris Syahbuddin, menyampaikan program strategis Kementerian Pertanian di hadapan peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sumatera Utara, Rabu (22/4/2026). Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian tersebut berlangsung di Hotel Santika Dyandra, Medan.
Dalam kesempatan itu, Haris yang mewakili Menteri Pertanian memaparkan materi berjudul Penguatan Peran dan Posisi Sumatera Utara sebagai Lumbung Pangan Nasional melalui Peningkatan Produksi, Perbaikan Irigasi, dan Pemanfaatan Alsintan dalam Pemulihan Pascabencana.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian menetapkan enam program strategis untuk mencapai swasembada pangan, yang berfokus pada intensifikasi, ekstensifikasi, dan modernisasi pertanian. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produksi padi dan komoditas lainnya guna menekan impor, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui intervensi teknologi dan pembangunan infrastruktur.
“Alhamdulillah, hanya dalam waktu satu tahun Indonesia mencatatkan tonggak sejarah baru dalam pembangunan nasional melalui capaian swasembada pangan. Lebih cepat dari target nasional dan tidak perlu menunggu empat tahun,” ujar Haris.
Lebih lanjut, Provinsi Sumatera Utara pada 2025 masuk lima besar provinsi dengan peningkatan luas panen tertinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), luas panen padi di Sumatera Utara mencapai 535,01 ribu hektare, meningkat 115,55 ribu hektare atau 27,55 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 419,46 ribu hektare. Seiring peningkatan tersebut, produksi padi juga naik sebesar 547,78 ribu ton atau 24,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Haris juga menyampaikan dukungan Kementerian Pertanian untuk Sumatera Utara pada 2026. Dukungan tersebut difokuskan pada peningkatan produksi pangan dan penanganan darurat bencana, melalui bantuan benih padi, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta rehabilitasi lahan sawah terdampak banjir.
Musrenbang Provinsi Sumatera Utara turut dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Anggota Komisi VIII DPR RI Husni, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Surya, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, para bupati/wali kota se-Sumatera Utara, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Musrenbang ini bertujuan menyusun rencana kegiatan pembangunan yang konkret dan terukur melalui musyawarah, guna mencapai kesepakatan program prioritas daerah.